Ini Lima Anggota Badan Kehormatan Banyuasin Terpilih 2019

By Richi Alfasino 18 Nov 2019, 10:45:47 WIB Metropolitan
Ini Lima Anggota Badan Kehormatan Banyuasin Terpilih 2019

Pangkalan Balai
 
 
Setelah melalui pembahasan yang alot, anggota DPRD Kabupaten Banyuasin akhirnya menyepakati, lima anggota Badan Kehormatan (BAK) terpilih, pada Paripurna yang digelar di ruang rapat DPRD Banyuasin, (14/10/2019).
 
Lima anggota DPRD yang terpilih sebagai anggota Badan Kehormatan adalah Endang Sari, Budi Santoso, M Sholih, Sopian Hadi, dan Juprianto. Merka mendapat suara terbanyak saat dilakukan voting oleh semua anggota DPRD Banyuasin.

 

Pemilihan BK DPRD Banyuasin Berlangsung Kisruh

 

 
Sebelumnya Pemilihan anggota BK DPRD Banyuasin ini diikuti oleh enam orang anggota dewan, sampai diumumkan pimpinan DPRD terpilih lima anggota badan kehormatan. Lima yang terpilih yaitu Endang Sari, Budi Santoso, M Sholih, Sopian Hadi dan Jupriadi.
Sedangkan satu dewan lagi, Nasir dari partai Golkar tidak terpilih sebagai anggota badan kehormatan.
 
Ketua DPRD Banyuasin Irian Setiawan mengatakan, Badan Kehormatan (BK) dibentuk oleh DPRD dan merupakan alat kelengkapan DPRD yang bersifat tetap. Pembentukan Badan Kehormatan ditetapkan dengan keputusan DPRS. Anggota Badan Kehormatan dipilih dari dan oleh anggota DPRD yang berjumlah 5 (lima) orang. Badan Kehormatan dipimpin oleh 1 orang ketua dan 1 orang wakil ketua yang dipilih dari dan oleh anggota Badan Kehormatan.
"Anggota Badan Kehormatan dipilih dan ditetapkan dalam rapat paripurna DPRD berdasarkan usul dari masing-masing fraksi," katanya.
 
Untuk memilih anggota Badan Kehormatan, masing-masing fraksi berhak mengusulkan 1 orang calon anggota Badan Kehormatan. Masa tugas anggota Badan Kehormatan paling lama 2 tahun 6 bulan dan bisa diusulkan kembali. Tugas badan kehormatan meliputi, Mengamati dan mengevaluasi disiplin dan kepatuhan anggota DPRD terhadap sumpah/janji dan kode etik. Kemudian, meneliti dugaan pelanggaran terhadap sumpah/janji dan Kode Etik DPRD yang dilakukan anggota DPRD
Melakukan penyelidikan, verifikasi, dan klarifikasi atas pengaduan Pimpinan DPRD, anggota DPRD, dan/atau masyarakat.
Selanjutnya, Memanggil anggota DPRD yang diduga melakukan pelanggaran sumpah/janji dan kode etik untuk memberikan klarifikasi atau pembelaan atas pengaduan dugaan pelanggaran yang dilakukan. 'Meminta keterangan pengadu, saksi, dan/atau pihak pihak lain yang terkait, termasuk untuk meminta dokumen atau bukti lain; danMenjatuhkan sanksi kepada anggota DPRD yang terbukti melanggar sumpah/janji dan kode etik," katanya.
 
(KIA)
 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Walikota dan Wakil Walikota Padang Favorit Anda?
  Mahyeldi Ansyarullah - Emzalmi
  Robby Prihandaya - Dewi Safitri
  Tommy Utama - Laura Hikmah
  Willy Fernando - Vicky Armita
  Laura Himah i Nisaa - Safaruddin

Komentar Terakhir

  • Edo Ikfianda

    Setelah membentuk Timnas, PSSI versi KLB pimpinan La Nyalla Mahmud Matalitti menunjuk Alfred Riedl ...

    View Article
  • Tommy Utama

    Calon hakim agung Muhammad Daming Sanusi menyatakan, hukuman mati tidak layak ...

    View Article
  • Tommy Utama

    Pengamat politik dari Charta Politika, Yunarto Wijaya mempertanyakan dasar keputusan SBY ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video