Bupati Askolani Promosikan Kemajuan Banyuasin Lewat Program “Kepala Daerah Menyapa”

Read Time:1 Minute, 30 Second

BANYUASIN,sumselku.com – Bupati Banyuasin Askolani menyapa masyarakat melalui program Kepala Daerah Menyapa yang disiarkan di studio Pro 1 Radio Republik Indonesia Palembang. Dalam dialog interaktif tersebut, ia menegaskan bahwa berbagai pembangunan dan kemajuan di Banyuasin telah mengangkat nama daerah hingga dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

“Banyuasin untuk Indonesia, Banyuasin untuk Dunia,” ujar Askolani saat memaparkan capaian pembangunan Kabupaten Banyuasin.

Menurutnya, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung prestasi daerah. Keberhasilan Banyuasin sebagai salah satu penghasil padi terbesar nasional pada 2025 menjadi bukti nyata kemajuan tersebut. Namun, ia menekankan bahwa perkembangan Banyuasin kini juga ditopang sektor industri manufaktur.

Salah satu industri di Desa Karang Anyar, Kecamatan Sumber Marga Telang, berhasil mencatat sejarah dengan ekspor perdana pakan hewan peliharaan ke Filipina. Pelepasan ekspor tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Perdagangan RI. Momentum ini menandai Banyuasin sebagai daerah pertama di Indonesia yang mengekspor produk pet food ke pasar global.

Prestasi tersebut menyusul peresmian fasilitas bioavtur pertama di Indonesia di Banyuasin. Kehadiran industri-industri ini memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian lokal, termasuk penyerapan sekitar 700 tenaga kerja serta pemanfaatan bahan baku dari nelayan dan peternak setempat.

Dalam siaran itu, Bupati Askolani juga berdialog langsung dengan warga. Seorang warga dari Desa Meritai, Kecamatan Rambutan, menyampaikan keluhan terkait lampu jalan. Sementara warga lain menyoroti kemacetan di jalur lintas Palembang–Betung.

Menanggapi hal tersebut, Askolani menegaskan bahwa pembangunan Banyuasin membutuhkan proses dan kerja bersama. “Dengan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas, saya yakin satu per satu permasalahan bisa kita atasi,” ujarnya optimistis.

Ia menjelaskan bahwa tidak semua persoalan menjadi kewenangan pemerintah kabupaten. Urusan lampu jalan berada di bawah kewenangan Kementerian Perhubungan, sedangkan jalan lintas menjadi tanggung jawab pemerintah pusat melalui kementerian terkait. Meski demikian, pihaknya telah menyampaikan aspirasi masyarakat kepada instansi berwenang dan berharap dukungan seluruh elemen masyarakat agar program pembangunan Banyuasin dapat segera terwujud.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *