
Aktivitas Mobil Angkutan Minyak Illegal Penyebab Kerusakan Jalan Mangun Jaya Menuju Muratara
SUMSELKU.COM – Menanggapi keluhan masyarakat yang disampaikan melalui berbagai unggahan di media sosial terkait kondisi parah ruas jalan penghubung dari Mangun Jaya Menuju Muratara tepatnya di desa keban, Kemang, Terusan, yang menuai kontroversi dari masyarakat.
Kerusakan jalan tersebut disebabkan oleh maraknya aktivitas mobil angkutan minyak Illegal yang beroperasi diwilayah tersebut, aktivitas ini sudah berjalan cukup lama sehingga kerusakan semangkin parah,” ratusan mobil minyak Illegal yang keluar masuk setiap harinya,” Ujar Hen salah satu pengguna jalan, Jumat ( 23/4/2026).
Ditambahkannya, iya berharap pemerintah dapat mengakomodir pelaku usaha gelap tersebut baik Mobil angkutan maupun pemilik lahan IIelgal Driling agar bertanggung jawab terhadap kerusakan infrastruktur jalan Mangun jaya menuju Muratara,dengan melakukan penimbunan batu pada titik-titik yang sudah parah,” bagaimana jalan tidak cepat rusak jika dilintasi kendaraan berat yang mengangkut minyak mentah Illegal yang melebihi kapasitas jalan,” bebernya
Ia juga menyorot beberapa lokasi lahan minyak yang masi beroperasi di Keban 1,seperti milik HM,mantan PUPR,Lahan HJ,Lahan Hs,Jadi tidak perlu sampai ketelinga pemerintah hal semacam ini mengingat pemerintah sudah mengucurkan dana ratusan milyar untuk mengecor jalan tersebut,jadi sebagai warga yang baik sebaiknya siapa yang merusak harus ikut bertanggung jawab agar tidak merugi orang banyak.cetusnya
Rutinya aktifitas pengangkutan minyak Ilegal hasil pengeboran ini berpotensi memperparah kerusakan jalan yang merupakan satu-satunya akses lintas ekonomi masyarakat setempat.
“Kami minta APH dan Pemerintah Daerah segera bertindak melakukan penertiban angkutan jenis apapun yang melebihi tonase yang melintasi jalan ini.
Jika dibiarkan maka jalan yang rusak akan semakin parah dan tidak menutup kemungkinan, jalur perekonomian warga akan terputus,”tegasnya
Aktivitas angkutan ini merupakan salah satu faktor penyebab kerusakan jalan karena muatan yang selalu melebihi tonase. Selain itu banyaknya kendaraan angkutan minyak yang terjebak dijalan rusak ini membuktikan bahwa masih rutinnya Illegal Drilling dan Illegal Redinery beroperasi diwilayah tersebut,”ungkapnya
“Kami minta APH juga memeriksa seluruh pemilik armada angkutan minyak Ilegal dan segera lakukan penertiban jangan sampai memicu kemarahan warga sekitar,” Tutupnya

Average Rating