BPBD Banyuasin Ingatkan Warga Waspada di Habitat Buaya, Empat Sungai Masuk Daerah Rawan

Read Time:1 Minute, 21 Second

BANYUASIN, SUMSELKU.COM – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuasin, Reza Agust Perdana, mengingatkan masyarakat, khususnya para nelayan, untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di perairan yang diketahui menjadi habitat buaya. Pasalnya, sejumlah sungai di Banyuasin kerap menelan korban akibat serangan reptil ganas tersebut.

“Ya memang perairan Banyuasin termasuk Sungai Bungin, Kecamatan Banyuasin II, merupakan kawasan habitat buaya. Oleh karena itu, kami menghimbau kepada masyarakat terutama nelayan untuk berhati-hati,” ujarnya, Senin (01/7/2025).

Menurut Reza, sedikitnya ada empat titik perairan yang teridentifikasi rawan serangan buaya dan telah tercatat beberapa kali memakan korban. Lokasi tersebut meliputi Sungai Mukut di Desa Bentayan (Kecamatan Tungkal Ilir), Sungai Desa Penuguan (Kecamatan Pulau Rimau), Sungai Kuala Puntian (Kecamatan Tanjung Lago), serta aliran Sungai Banyuasin di kawasan Mangga Raya, Desa Terlangu, Kecamatan Banyuasin III.

“Untuk di Kecamatan Banyuasin II, di dua daerah yaitu Sungai Bungin dan kawasan Taman Wisata Sembilang juga sudah beberapa kali terjadi serangan. Tiga daerah lainnya juga pernah menelan korban,” jelasnya.

Peringatan ini mendapat perhatian dari kalangan pemerhati lingkungan. Aktivis lingkungan Abusali menilai pemerintah perlu memasang papan peringatan di titik-titik rawan agar masyarakat maupun nelayan lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai.

“Buaya bisa memangsa manusia karena habitatnya terganggu. Ketersediaan makanan mereka berkurang akibat eksploitasi lingkungan. Kami berharap pemerintah segera mencarikan solusi agar tidak ada lagi korban-korban berikutnya,” tegas Abusali.

Sejalan dengan itu, Plt Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Banyuasin, Syahrial, menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan. Langkah pencegahan berupa sosialisasi dan pengumuman resmi daerah rawan buaya akan segera dilakukan.

“Kita akan buatkan pengumuman wilayah rawan buaya, agar warga lebih waspada,” pungkasnya. (*)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *