
Kadis P2PAP2KB Banyuasin Tekankan Penguatan Komitmen Pelaksanaan PUG di Tingkat Kabupaten/kota
PANGKALAN BALAI,SUMSELKU.COM – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2PAP2KB) Kabupaten Banyuasin, Sopian Permana, SH, M.Si, menegaskan pentingnya sinergi antar–Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mewujudkan pembangunan yang berperspektif gender.

Hal tersebut disampaikannya pada Kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) Kewenangan Kabupaten/Kota yang digelar di ruang rapat setempat, Selasa 18 November 2025.
Di hadapan para narasumber, peserta Kelompok Kerja (Pokja) PUG, focal point gender, serta perwakilan perangkat daerah, Sopian Permana membuka kegiatan dengan rasa syukur dan menekankan bahwa PUG bukanlah sekadar program tambahan, melainkan strategi fundamental yang harus terintegrasi dalam seluruh proses pembangunan daerah.
“PUG adalah sumbu integratif yang harus melekat mulai dari perencanaan, penyusunan anggaran, pelaksanaan, hingga monitoring dan evaluasi. Melalui PUG, kita memastikan kebijakan pemerintah daerah responsif terhadap kebutuhan perempuan dan laki-laki,” ujarnya.
Sopian mengakui bahwa pelaksanaan PUG memiliki tantangan tersendiri, terlebih dengan kewenangan yang dimiliki kabupaten/kota.
Ia menekankan bahwa keberhasilan pengarusutamaan gender sangat bergantung pada komitmen kuat seluruh OPD, keaktifan focal point gender, dan dukungan penuh pimpinan daerah.
Kegiatan koordinasi dan sinkronisasi ini, lanjutnya, menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama OPD dalam mengintegrasikan perspektif gender ke dalam program dan anggaran.
Menyamakan persepsi mengenai peran strategis masing-masing perangkat daerah.
Menyusun rencana tindak lanjut (RTL) yang konkret dan membangun mekanisme monitoring dan evaluasi berkelanjutan agar PUG tidak bersifat seremonial semata.
Dalam kesempatan tersebut, Sopian berharap kegiatan ini mampu menghasilkan langkah strategis yang komprehensif, rencana kerja OPD yang terukur, serta komitmen kuat dalam penerapan gender budgeting, analisis gender (GAP dan GBS), serta anggaran responsif gender (ARG).
“Tantangan kesetaraan gender di daerah kita banyak, tetapi dengan kerja sama dan kolaborasi, kita bisa menghadapi semuanya. Keterlibatan aktif semua OPD dan focal point gender adalah kunci,” tegasnya.
Sopian juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan, mulai dari panitia, narasumber, hingga seluruh anggota OPD yang berpartisipasi.
Sebagai penutup, Sopian Permana secara resmi membuka kegiatan tersebut dengan harapan bahwa forum ini akan melahirkan komitmen lebih kuat dan aksi nyata dalam memperkuat PUG di Kabupaten Banyuasin.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah menuju pembangunan yang lebih adil, inklusif, dan responsif terhadap keadilan gender. (*)


Average Rating