Pelajar Banyuasin Dibekali Edukasi HIV/AIDS dan Bahaya Pernikahan Dini

Read Time:1 Minute, 38 Second

BANYUASIN, SUMSELKU.COM – Upaya membangun generasi muda yang sehat dan berkualitas terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Ratusan pelajar mengikuti sosialisasi bertema “Remaja Sehat, Masa Depan Hebat, Cegah Pernikahan Dini, Penyalahgunaan Narkoba dan HIV/AIDS” yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2PAP2KB) Banyuasin bersama Forum Anak Banyuasin dan pihak sekolah.

Kegiatan yang berlangsung pada 4–8 Mei 2026 itu dilaksanakan di lima sekolah, yakni SMK Suak Tapeh, SMKN Unggul Negeri 1 Banyuasin III, SMP–SMA Al-Masrih, SMA PGRI, dan SMA Muhammadiyah.

Dalam sosialisasi tersebut, para siswa mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan remaja, termasuk pemahaman tentang risiko pernikahan dini dan bahaya HIV/AIDS yang dapat mengancam masa depan generasi muda.

Materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, dan berbagi pengalaman bersama para fasilitator. Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dengan antusiasme tinggi dari para pelajar.

Banyak siswa aktif bertanya mengenai dampak pernikahan dini terhadap pendidikan dan masa depan, cara menjaga kesehatan mental, hingga pentingnya menjauhi pergaulan negatif dan penyalahgunaan narkoba.

Kepala DP2PAP2KB Banyuasin, Sopian Permana, SH, MSi, melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Perlindungan Anak, Emalia, SKM, MSi, mengatakan edukasi seperti ini sangat penting diberikan kepada remaja sebagai langkah pencegahan sejak dini.

Menurutnya, pernikahan dini dapat berdampak pada kesehatan, pendidikan, hingga kondisi ekonomi keluarga di masa depan. Begitu juga dengan HIV/AIDS yang perlu dipahami remaja agar mampu menjaga diri dari perilaku berisiko.

“Kami ingin para siswa memahami bahwa masa remaja adalah waktu untuk belajar, meraih cita-cita, dan mempersiapkan masa depan. Karena itu penting menjaga kesehatan fisik maupun mental serta menjauhi perilaku yang merugikan diri sendiri,” ujarnya.

Forum Anak Banyuasin juga mengajak seluruh peserta untuk menjadi pelopor remaja sehat di lingkungan sekolah dan masyarakat dengan menyebarkan informasi positif kepada teman sebaya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, foto bersama, serta komitmen seluruh peserta untuk terus mengampanyekan pola hidup sehat dan menjauhi perilaku negatif.

Melalui sosialisasi tersebut, diharapkan lahir generasi muda Banyuasin yang sehat, cerdas, berprestasi, dan siap menghadapi masa depan dengan penuh optimisme.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *