
Banyuasin Kembali Raih WTP, Netta Indian: Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Baik
PANGKALAN BALAI,Sumselku.com – Pemerintah Kabupaten Banyuasin kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024. Prestasi ini merupakan yang ke-14 kalinya secara berturut-turut, mencerminkan konsistensi Banyuasin dalam menjaga tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan profesional.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, S.P., saat menghadiri Rapat Paripurna Pertama DPRD Kabupaten Banyuasin dalam rangka penyampaian nota pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024, yang digelar di Gedung DPRD Banyuasin, Jumat (20/6/2025).
Dalam sambutannya, Netta menegaskan bahwa penyampaian nota pengantar Raperda Pertanggungjawaban APBD ini merupakan bentuk kewajiban konstitusional yang harus dilaksanakan pemerintah daerah paling lambat enam bulan setelah tahun anggaran berakhir. Kegiatan ini menjadi wujud nyata dari prinsip transparansi dan akuntabilitas yang terus dijunjung tinggi.
“Setelah dilakukan audit oleh BPK, maka hari ini kami sampaikan nota pengantar Raperda Pertanggungjawaban APBD 2024. Ini bagian dari tanggung jawab konstitusional kita dalam pengelolaan keuangan daerah,” ujar Netta.
Ia juga menekankan pentingnya proses pertanggungjawaban ini sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat dan langkah evaluatif agar pengelolaan APBD di masa mendatang semakin efektif dan tepat sasaran.
Lebih jauh, Netta Indian menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian opini WTP yang diperoleh kembali oleh Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Menurutnya, capaian ini tidak terlepas dari kerja keras seluruh jajaran perangkat daerah, DPRD, serta sinergi yang terus terbangun dengan lembaga pengawasan eksternal seperti BPK.
“Kita patut bersyukur karena kembali meraih opini WTP. Ini menunjukkan bahwa kita mampu menjaga stabilitas keuangan daerah tanpa mengalami defisit anggaran, di tengah banyaknya tantangan fiskal yang dihadapi daerah lain,” ungkapnya.
Capaian tersebut menjadi salah satu indikator bahwa pengelolaan APBD Banyuasin berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik. Di tengah dinamika dan tekanan fiskal akibat berbagai kebutuhan pembangunan daerah, Pemerintah Kabupaten Banyuasin dinilai berhasil menjaga keseimbangan antara belanja dan pendapatan daerah.
Dalam kesempatan itu, Netta Indian juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh elemen pemerintahan, baik dari eksekutif maupun legislatif, serta apresiasi kepada BPK Perwakilan Sumatera Selatan yang telah memberikan bimbingan dalam proses audit.
“Kami mengapresiasi kerja sama seluruh perangkat daerah dan DPRD, serta bimbingan dari BPK Perwakilan Sumatera Selatan yang memungkinkan laporan keuangan diselesaikan tepat waktu dan sesuai harapan. Harapan kita, sinergi ini terus terjaga dan opini WTP dapat terus dipertahankan di masa mendatang,” tambahnya.
Rapat Paripurna DPRD Banyuasin ini juga menjadi momentum refleksi atas pelaksanaan APBD 2024, di mana pemerintah daerah melalui nota pengantar menyampaikan berbagai capaian dan pelajaran selama satu tahun anggaran. Diharapkan, pertanggungjawaban ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi fondasi penguatan kinerja keuangan daerah ke depan.
Sebagai informasi, opini WTP adalah predikat tertinggi dari BPK yang menunjukkan bahwa laporan keuangan pemerintah disusun secara wajar sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) tanpa pengecualian. Konsistensi Banyuasin dalam mempertahankan opini ini selama 14 tahun berturut-turut menjadi bukti bahwa semangat reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang bersih telah menjadi budaya kerja.
Pemerintah Kabupaten Banyuasin juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan perencanaan pembangunan, agar dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Banyuasin.
Rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Banyuasin itu dihadiri oleh para anggota legislatif, perwakilan Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta unsur media dan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan yang dibangun selama ini, Banyuasin optimis dapat melangkah lebih maju, membangun daerah yang adil, makmur, dan sejahtera. (*)



Average Rating