
Kalaksa BPBD Banyuasin Pimpin Langsung Pencarian Korban Tenggelam di Sungai
RAMBUTAN,SUMSELKU.COM – Respons cepat ditunjukkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuasin dalam menangani laporan warga yang diduga tenggelam di Sungai Komering. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Banyuasin, Reza August Perdana, SSTP., M.Si., turun langsung memimpin operasi pencarian terhadap korban, Ira Safitri (34), warga Desa Sungai Kedukan, Kecamatan Rambutan, yang dilaporkan hanyut sejak Sabtu (4/7/2026).
Kehadiran langsung Kalaksa BPBD di lokasi menjadi bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam memberikan penanganan cepat terhadap setiap kejadian darurat yang terjadi di wilayah Kabupaten Banyuasin.
Begitu menerima laporan dari masyarakat, BPBD Banyuasin segera berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait untuk membentuk Tim SAR Gabungan. Operasi pencarian kemudian dilakukan bersama personel Basarnas, TNI, Polri, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.
Korban diketahui merupakan warga RT 08 Dusun II Desa Sungai Kedukan, Kecamatan Rambutan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Ira Safitri dilaporkan hilang setelah diduga tenggelam di Sungai Komering yang berada tepat di belakang rumahnya.
Peristiwa bermula saat korban hendak mandi di sungai pada Sabtu siang sekitar pukul 13.00 WIB. Sebelum menuju sungai, adik korban sempat melarang karena mengetahui kondisi kakaknya yang mengalami gangguan kejiwaan serta memiliki keterbatasan fisik sehingga hanya mampu bergerak dengan cara berjongkok.
Adik korban menyarankan agar air sungai diambil terlebih dahulu untuk digunakan mandi di rumah. Namun saran tersebut tidak diindahkan. Setelah itu, adik korban meninggalkan rumah.
Menjelang sore, orang tua korban menyadari Ira Safitri sudah tidak berada di rumah. Keluarga kemudian melakukan pencarian di sekitar rumah, kebun, hingga bantaran Sungai Komering. Namun korban tidak berhasil ditemukan.
Diduga korban terseret arus sungai sehingga keluarga segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat pemerintah desa dan pihak berwenang.
Mendapatkan informasi tersebut, Tim SAR Gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian. Penyisiran dilakukan menggunakan perahu menyusuri aliran Sungai Komering serta memeriksa sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi korban terbawa arus.
Selama operasi berlangsung, Kalaksa BPBD Kabupaten Banyuasin Reza August Perdana memimpin langsung koordinasi di lapangan. Ia memastikan seluruh unsur yang terlibat bekerja sesuai prosedur operasi pencarian dan mengutamakan keselamatan personel.
“Kami langsung berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR gabungan begitu menerima laporan dari masyarakat. Saat ini tim terus melakukan pencarian dengan harapan korban dapat segera ditemukan,” ujar Reza di sela kegiatan pencarian.
Selain memantau jalannya operasi pencarian, Reza juga menyempatkan diri mengunjungi kediaman keluarga korban. Dalam kunjungan tersebut, ia memberikan dukungan moril kepada keluarga yang tengah dilanda kecemasan serta menyampaikan empati atas musibah yang terjadi.
Ia berharap keluarga tetap tabah dan menyerahkan proses pencarian kepada tim gabungan yang terus bekerja di lapangan.
“Saat ini tim gabungan sedang melakukan proses pencarian. Saya berharap masyarakat turut mendoakan agar operasi pencarian berjalan lancar dan korban segera ditemukan,” katanya.
Menurut Reza, keberhasilan operasi pencarian tidak hanya bergantung pada kerja tim di lapangan, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh masyarakat, terutama warga yang berada di sepanjang aliran Sungai Komering.
Ia mengimbau apabila ada masyarakat yang melihat tanda-tanda keberadaan korban agar segera melaporkannya kepada petugas sehingga dapat segera ditindaklanjuti.
Kalaksa BPBD Banyuasin juga memastikan operasi pencarian akan terus dilakukan sesuai standar operasional prosedur pencarian dan pertolongan hingga korban ditemukan atau sampai masa operasi dinyatakan berakhir sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama bagi keluarga yang memiliki anggota dengan kondisi khusus seperti anak-anak, lanjut usia, penyandang disabilitas, maupun orang dengan gangguan jiwa.
Menurutnya, pengawasan dari keluarga menjadi faktor penting untuk mencegah terjadinya musibah serupa.
Respons cepat yang ditunjukkan BPBD Banyuasin bersama Tim SAR Gabungan mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Kehadiran langsung pimpinan BPBD di lokasi dinilai memberikan semangat bagi petugas sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang tertimpa musibah.
Melalui koordinasi lintas instansi yang solid, BPBD Banyuasin berharap setiap kejadian darurat dapat ditangani secara cepat, tepat, dan profesional demi meminimalkan risiko serta memberikan rasa aman bagi masyarakat Kabupaten Banyuasin.


Average Rating