
Pemkab Banyuasin Serahkan Hibah Tanah Pembangunan Pura Segara, Wujud Dukungan Kerukunan Antarumat Beragama
SUMSELKU.COM – Wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Banyuasin dalam mendukung kebebasan beragama serta pembangunan sarana ibadah bagi seluruh masyarakat kembali ditunjukkan melalui penyerahan Sertifikat Hibah Tanah untuk pembangunan Pura Segara seluas 7.000 meter persegi di Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin.
Penyerahan sertifikat hibah tersebut dilakukan oleh Sekretaris Daerah Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., IPU., ASEAN Eng., mewakili Bupati Banyuasin, dalam rangkaian Acara Dharma Santi Hari Suci Nyepi Tilem Kesanga Tahun 2026 yang berlangsung di Seduduk Putih, Palembang, Kamis (2/4/2026).
Dalam sambutannya, Erwin Ibrahim menegaskan bahwa hibah tanah untuk pembangunan Pura Segara merupakan bentuk nyata kasih sayang dan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Banyuasin. Menurutnya, langkah tersebut juga menjadi implementasi dari salah satu program prioritas Banyuasin Bangkit, Adil, Sejahtera dan Berkelanjutan, yakni Banyuasin Religius.
“Atas nama Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin, kami berharap pembangunan Pura Segara ini nantinya dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan, pembinaan umat, sekaligus mempererat persatuan dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Banyuasin,” jelasnya.
Erwin juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Nyepi kepada seluruh umat Hindu di Sumatera Selatan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Banyuasin, kami menyampaikan selamat Hari Raya Nyepi kepada seluruh umat Hindu. Semoga momentum Nyepi ini menjadi sarana untuk introspeksi diri, memperkuat nilai-nilai spiritual, serta meningkatkan keharmonisan antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam semesta,” tutup Erwin saat ditemui di akhir acara.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, S.H., M.H., menyampaikan rasa bahagianya melihat semangat persatuan dan toleransi antarumat beragama yang tercermin dalam perayaan Dharma Santi Hari Suci Nyepi Tilem Kesanga tersebut.
“Inilah bukti kerukunan, menjaga toleransi, saling menghormati, serta memperkuat semangat gotong royong dalam membangun daerah yang kita cintai ini. Terima kasih Bapak Kajati Sumsel, Bapak Ketut Sumedana yang telah memprakarsai perayaan ini,” singkat Herman Deru.
Hal senada juga disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Dr. Ketut Sumedana, S.H., M.H. Ia mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan maupun Pemerintah Kabupaten Banyuasin terhadap umat Hindu di Sumatera Selatan.
“Tentu dukungan ini memberikan semangat bagi kami umat Hindu dalam beribadah serta bergotong royong membangun Sumsel lebih maju untuk semua. Terima kasih banyak dan semoga semangat Nyepi dapat dirasakan bersama,” ujarnya.
Acara Dharma Santi Hari Suci Nyepi Tilem Kesanga Tahun 2026 berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan, menjadi simbol kuatnya toleransi dan harmoni antarumat beragama di Sumatera Selatan.



Average Rating