Pemkab Banyuasin Matangkan Penyaluran Bantuan Pangan 2026, Pastikan Tepat Sasaran hingga Pelosok Desa

Read Time:2 Minute, 12 Second

SUMSELKU.COM – Pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui Dinas Ketahanan Pangan terus memperkuat langkah strategis dalam memastikan penyaluran bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional dapat berjalan tepat sasaran, transparan, dan merata kepada masyarakat.

Hal tersebut dibahas dalam rapat persiapan penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah untuk periode bantuan pangan Februari hingga Maret 2026, yang digelar di Ruang Rapat Dinas Ketahanan Pangan Banyuasin, Rabu (8/4/2026).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H., didampingi Sekretaris Daerah Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., IPU., ASEAN Eng., Asisten II Setda Banyuasin, Ir. Alpian Soleh, M.M., Staf Ahli Bidang Infrastruktur, Dr. H. Salni Pajar, S.Ag., M.Hi., serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Ir. Masita Liana, S.P.

Dalam arahannya, Bupati Askolani menekankan pentingnya validasi data penerima bantuan agar tidak terjadi kesalahan sasaran di lapangan. Ia meminta proses pendataan dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat RT, desa, hingga kecamatan, sebelum kemudian diolah kembali oleh Dinas Sosial.

“Pendataan di lapangan harus benar-benar diperhatikan. Data lama perlu diperbarui agar tidak terjadi kekurangan atau salah sasaran dalam penyaluran bantuan,” tegas Askolani.

Ia juga menyoroti pentingnya koordinasi lintas sektor dalam proses distribusi bantuan, termasuk pengaturan rute penyaluran yang melibatkan pihak kecamatan dan jasa logistik agar bantuan dapat tersalurkan dengan cepat dan tepat.

“Kaitan dengan pembagian, rute jalur distribusi perlu dikoordinasikan dengan kecamatan hingga jasa logistik agar penyaluran bisa tepat dan cepat,” ujarnya.

Bupati menambahkan bahwa kondisi geografis Kabupaten Banyuasin yang luas dan beragam menjadi tantangan tersendiri dalam proses distribusi bantuan pangan. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan yang matang agar seluruh bantuan dapat sampai kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tanpa hambatan.

“Banyuasin ini memiliki kondisi geografis yang berbeda dengan daerah lain. Maka dari itu, kita harus mengatur dengan baik agar bantuan ini benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerima, karena ini adalah amanah dari Badan Pangan Nasional,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Muara Padang, Parlin Munandar, S.Sos., M.Si., memberikan masukan agar seluruh proses penyaluran bantuan mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas hingga ke tingkat desa.

“Dinas Ketahanan Pangan hendaknya memberikan SOP yang jelas dari kepala desa hingga penerima manfaat agar ada panduan dan rujukan dalam pelaksanaan di lapangan,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Banyuasin, Masita Liana, menyampaikan bahwa jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Banyuasin mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Tahun ini jumlah KPM di Banyuasin meningkat dari sekitar 48 ribu menjadi 93 ribu penerima manfaat,” ungkapnya.

Dengan peningkatan jumlah penerima tersebut, Pemerintah Kabupaten Banyuasin menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem pendataan, distribusi, serta pengawasan agar bantuan pangan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan secara adil dan tepat sasaran.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *