
Safari Ramadhan 1447 H Dimulai, Askolani- Netta Awali di Masjid Agung Al-Amir Pangkalan Balai
Read Time:1 Minute, 56 Second
BANYUASIN,Sumselku.com – Pemerintah Kabupaten Banyuasin kembali menggelar Safari Ramadhan 1447 Hijriah sebagai bentuk komitmen memperkuat silaturahmi dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di seluruh wilayah Banyuasin. Kegiatan perdana tahun ini dipusatkan di Masjid Agung Al-Amir, Pangkalan Balai, Senin (23/2).
Safari Ramadhan yang telah dilaksanakan sejak periode pertama kepemimpinan Askolani ini kembali digelar pada periode keduanya bersama Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian.
Dalam kegiatan pembukaan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati turut didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin, Erwin Ibrahim, yang juga menjabat sebagai Ketua Pelaksana Harian Safari Ramadhan Tahun 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Askolani menegaskan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan sarana pemerintah daerah untuk hadir langsung di tengah masyarakat.
“Safari Ramadhan ini menjadi momentum untuk bersilaturahmi dengan masyarakat serta memahami apa yang dibutuhkan, khususnya dalam bidang pelayanan di wilayah Banyuasin. Karena itu kegiatan ini terus kita laksanakan,” ujar Askolani.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat Banyuasin dan mengajak untuk menjadikan bulan suci sebagai momentum meningkatkan keimanan dan memperbanyak amal kebaikan.
“Saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa. Mari kita tingkatkan keimanan kepada Allah SWT. Puasa hanya satu bulan, mari kita perbanyak berbuat kebaikan kepada keluarga maupun sesama. Bulan ini adalah bulan penuh keampunan, penuh keberkahan, dan menjadi ladang amal sekaligus waktu untuk introspeksi diri agar menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Askolani menyoroti potensi besar yang dimiliki Banyuasin, khususnya di sektor pertanian. Ia menyebutkan bahwa Banyuasin termasuk daerah dengan peningkatan produksi beras terbesar secara nasional. Selain itu, Banyuasin juga tengah menjadi perhatian investor, termasuk dari Jepang, dalam pengembangan bioavtur yang disebut sebagai satu-satunya di Indonesia.
“Banyuasin merupakan wilayah yang diberkahi dengan potensi alam yang luar biasa. Sektor pertanian kita tumbuh subur dan bahkan mencatatkan peningkatan produksi beras terbesar secara nasional. Selain itu, hadirnya investor Jepang dalam pengembangan bioavtur semakin menegaskan bahwa Banyuasin memiliki daya tarik dan masa depan yang sangat menjanjikan,” tambahnya.
Safari Ramadhan tahun ini direncanakan akan digelar di delapan kecamatan selama bulan suci. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai religius sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda, di antaranya Dandim 0430/Banyuasin, Kapolres Banyuasin, perwakilan Kejaksaan Negeri Banyuasin, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh Kepala OPD atau perwakilannya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Kehadiran masyarakat yang memadati masjid menambah semarak pembukaan Safari Ramadhan tahun ini. (*)


Average Rating