Gebyar Sedekah Muharram 1447 H, Bupati Askolani Ajak Hijrah Hati dan Pikiran Menuju Muslim Lebih Baik

Read Time:2 Minute, 16 Second

Pangkalan Balai, SUMSELKU.COM – Pemerintah Kabupaten Banyuasin kembali menggelar peringatan Tahun Baru Islam dengan penuh khidmat dan semarak.

Bertempat di Masjid Al-Amir, Senin (7/7), kegiatan bertajuk “Gebyar Sedekah Muharram” ini mengusung tema “Hijrah Hati dan Pikiran Menjadi Muslim yang Lebih Baik”.

Acara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, S.H., M.H. bersama Sekretaris Daerah Banyuasin Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., MBA, IPU, ASEAN.Eng.

Dalam sambutannya, Bupati Askolani mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Banyuasin yang konsisten menggelar kegiatan keagamaan sebagai bagian dari program pembinaan rohani masyarakat.

“Semoga dengan diadakannya acara ini setiap tahun, Banyuasin senantiasa mendapatkan keberkahan dan ridho Allah SWT, sehingga kita dimudahkan dalam menjalani kehidupan ke depan. Shodaqoh yang kita berikan hari ini, insyaAllah menjadi investasi kebaikan, baik di dunia maupun akhirat,” ungkapnya.

Bupati juga menjelaskan alasan mengapa peringatan Tahun Baru Islam tahun ini dilaksanakan pada tanggal 11 Muharram, bukan 10 Muharram sebagaimana biasanya. Hal ini disebabkan 10 Muharram bertepatan dengan hari Minggu, sehingga pelaksanaannya diundur sehari.

Dalam suasana penuh kebersamaan, Bupati Askolani sempat menguji pengetahuan para hadirin dengan meminta mereka menyebutkan enam peristiwa penting yang terjadi pada 10 Muharram. Para peserta yang mampu menjawab dengan benar pun langsung diberi uang tunai sebagai bentuk apresiasi dan semangat pembelajaran sejarah Islam.

Adapun enam peristiwa besar yang dikenang pada tanggal 10 Muharram adalah:

Nabi Adam AS diterima taubatnya oleh Allah SWT setelah melakukan kesalahan.

Kapal Nabi Nuh AS berlabuh di Bukit Zuhdi pasca banjir besar.

Nabi Ibrahim AS diselamatkan dari kobaran api Raja Namrud.

Nabi Yusuf AS dibebaskan dari penjara di Mesir.

Nabi Yunus AS diselamatkan dari perut ikan.

Nabi Ayyub AS disembuhkan dari penyakit berat yang dideritanya.

Sementara itu, Sekda Banyuasin Ir. Erwin Ibrahim dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan Gebyar Sedekah Muharram ini merupakan bagian dari gerakan Banyuasin Bershodaqoh—sebuah inisiatif sosial yang digagas oleh Bupati Banyuasin. Program ini menyasar warga yang kurang mampu seperti fakir miskin, yatim, dan piatu.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap spirit hijrah tidak hanya menjadi momen seremonial semata, melainkan menggerakkan hati untuk lebih peduli kepada sesama, terutama yang membutuhkan,” ujar Erwin Ibrahim.

Kegiatan puncak diakhiri dengan pemberian santunan kepada 50 anak yatim dan piatu yang hadir dalam acara tersebut. Suasana haru dan bahagia tampak menyelimuti seluruh hadirin, sebagai cerminan semangat kepedulian yang terus tumbuh di tengah masyarakat Banyuasin.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Ketua II DPRD Banyuasin, Wakapolres Banyuasin, Dandim 0430, Kalapas Kelas IIA, Ketua Kantor Kemenag Banyuasin, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Baznas, Staf Ahli Bupati, dan jajaran kepala OPD di lingkungan Pemkab Banyuasin.

Peringatan Tahun Baru Islam ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai spiritual dan sosial berjalan seiring di Kabupaten Banyuasin, sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam membangun masyarakat yang religius dan sejahtera. (*)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *