LEPAS 64 KAFILAH MTQ KE LAHAT, BUPATI ASKOLANI TARGETKAN PRESTASI TERBAIK

Read Time:1 Minute, 37 Second

BANYUASIN, SUMSELKU.COM – Pemerintah Kabupaten Banyuasin secara resmi melepas Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Hadist Kabupaten Banyuasin untuk mengikuti MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sumatera Selatan yang akan digelar di Kabupaten Lahat.

Acara pelepasan berlangsung di Guest House Rumah Dinas Bupati Banyuasin, Senin (22/6/2026).

Pelepasan dipimpin langsung oleh Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.M., serta dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., IPU., ASEAN Eng., Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Aminuddin, S.Pd., S.IP., M.M., Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ir. Alpian Soleh, M.M., dan Plt. Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Banyuasin Hj. Ida Bahagia, S.H., M.M

Dalam laporannya, Sekda Banyuasin Erwin Ibrahim menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sumatera Selatan berlangsung selama sepuluh hari, mulai 22 Juni hingga 2 Juli 2026. Kabupaten Banyuasin mengirimkan total 64 orang yang terdiri dari 40 peserta kafilah putra dan putri, 12 pelatih, serta 12 pendamping.

“Kafilah Banyuasin akan mengikuti 16 cabang perlombaan yang mencakup berbagai kategori tilawah, tahfidz, tafsir, syarhil Qur’an, fahmil Qur’an, karya tulis ilmiah Al-Qur’an hingga khottil Qur’an,” ujar Erwin.

Adapun cabang yang diikuti meliputi Tartil Al-Qur’an putra-putri, Tilawah Anak-anak, Remaja dan Dewasa, Mujawwad Dewasa, Murattal Remaja dan Dewasa, Tahfidz 1, 5, 10, 20 dan 30 juz, Tafsir Bahasa Arab, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia, Syarhil Qur’an, Fahmil Qur’an, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an, serta berbagai kategori Khottil Qur’an.

Bupati Banyuasin Askolani dalam sambutannya memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar tampil percaya diri dan memberikan kemampuan terbaik selama mengikuti perlombaan.

Menurutnya, setiap perlombaan pasti memiliki tantangan dan persaingan yang ketat. Namun, para peserta tidak boleh dibebani rasa takut akan kegagalan maupun kesalahan.

“Jangan takut kalah dan jangan takut salah. Itu hal yang biasa dalam sebuah kompetisi. Yang terpenting adalah tetap berpikir positif, yakin pada kemampuan diri sendiri, serta berusaha semaksimal mungkin untuk meraih hasil terbaik,” pesan Askolani.(mik)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *