Gubernur Herman Deru Resmikan Grid Extension PLN di Banyuasin, Perkuat Stabilitas Listrik dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Read Time:2 Minute, 21 Second

SUMSELKU.COM – Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, didampingi Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H., secara resmi melakukan pengoperasian perdana Grid Extension (perluasan jaringan) PT PLN (Persero) di Kabupaten Banyuasin, Selasa (28/4/2026). Peresmian ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat keandalan pasokan listrik untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, baik sektor industri maupun rumah tangga.

Proyek Grid Extension tahun 2026 ini mencakup peningkatan kapasitas trafo serta perluasan jaringan distribusi di sejumlah titik krusial yang selama ini memiliki beban listrik tinggi. Salah satu wilayah prioritas adalah kawasan Kenten Laut, Kecamatan Talang Kelapa, yang dikenal sebagai kawasan dengan pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi yang pesat.

Dengan beroperasinya infrastruktur baru ini, sistem kelistrikan di Banyuasin diharapkan menjadi lebih stabil, minim gangguan, serta mampu mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi di masa mendatang.

Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa infrastruktur energi merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Menurutnya, ketersediaan listrik yang andal akan membuka ruang lebih luas bagi investasi, pertumbuhan UMKM, hingga peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Pengoperasian Grid Extension ini bukan sekadar urusan teknis PLN, tetapi bagian dari upaya kita memastikan tidak ada lagi wilayah yang kekurangan daya. Listrik yang andal akan menarik investasi, menggerakkan UMKM, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Herman Deru.

Sementara itu, Bupati Banyuasin, Askolani, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan PLN dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap stabilitas listrik, khususnya di kawasan padat penduduk seperti Kenten Laut dan Talang Kelapa.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Gubernur dan PLN. Pertumbuhan wilayah di Banyuasin, khususnya Talang Kelapa, sangat pesat. Dengan adanya Grid Extension ini, kita harapkan tidak ada lagi gangguan listrik seperti lampu kedip atau pemadaman akibat beban puncak,” ujar Askolani.

Ia menegaskan bahwa keandalan listrik merupakan faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Stabilitas energi, menurutnya, akan menjadi daya tarik utama bagi investor untuk menanamkan modal di Banyuasin.

“Jika listrik stabil, industri akan tumbuh, dan otomatis lapangan kerja bagi masyarakat Banyuasin akan terbuka lebih luas. Pemerintah daerah siap mendukung PLN dalam hal teknis maupun pembebasan lahan demi kepentingan masyarakat,” tambahnya.

General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, menjelaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari transformasi sistem kelistrikan menuju Smart Grid yang mulai diimplementasikan secara bertahap sejak 2026. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan akurasi pengukuran beban, efisiensi jaringan, serta mengurangi potensi gangguan akibat kelebihan beban (overload).

“Grid Extension ini juga mendukung peningkatan rasio elektrifikasi hingga 100 persen di wilayah pedesaan Kabupaten Banyuasin,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa PLN mengapresiasi dukungan penuh dari pemerintah daerah sehingga proyek ini dapat direalisasikan tepat waktu dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Peresmian Grid Extension ini ditandai dengan penandatanganan prasasti serta penekanan tombol saklar oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru bersama Bupati Banyuasin Askolani dan jajaran direksi PLN.

Dengan dioperasikannya jaringan ini, Banyuasin diharapkan semakin siap menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi baru di Sumatera Selatan yang ditopang oleh infrastruktur energi yang kuat, stabil, dan berkelanjutan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *