Reses Anggota DPRD Sumsel Syarif Askolani Perjuangkan Keinginan Masyakat Untuk Pembangunan Infrastruktur Hingga Pertanian

Read Time:3 Minute, 54 Second

SUMSELKU.COM – Anggota DPRD Sumatera Selatan Dapil X Banyuasin M Syarif Hidayatullah Askolani Putra, melaksanakan reses masa sidang VI tahunn 2026 pada 3–10 Juli 2026 di sejumlah kelurahan dan desa yang ada di Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.

Dalam reses yang dilaksanakan di Kelurahan Mariana dan Mariana Ilir Kecamatan Banyuasin I, Desa Desa Tirta Harja dan Desa Rejo Sari Kecamatan Muara Sugihan serta Desa Beringin Agung dan Desa Jalur Mulya Kecamatan Muara Sugihan, dimanfaatkan masyarakat untuk langsung menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini belum mendapat penyelesaian. Masyarakat berharap reses dan dialog langsung dengan anggota DPRD Sumsel Syarif Askolani ini, menjadi wadah aspirasi yang dapat memberikan solusi dari persoalan yang ada.

Rabu (8/7/2026), M Syarif Hidayatullah Askolani Putra SH, mendatangi langsung Kecamatan Banyuasin I tepatnya di Kelurahan Mariana Ilir dan Kelurahan Mariana.

Dalam dialog dengan warga, persoalan infrastruktur paling mendominasi. Warga mengeluhkan jalan lingkungan yang rusak dan berlobang, sehingga menghambat aktivitas ekonomi warga dan aktivitas anak sekolah. Selain itu, permintaan warga dengan kondisi posyandu yang fasilitas pendukungnya masih sangat kurang.

Syarif menegaskan seluruh aspirasi masyarakat akan diperjuangkan sesuai dengan kewenangan pemerintah.

“Aspirasi masyarakat yang sudah disampaikan mengenai persoalan infrastruktur seperti jalan rusak dan fasilitas posyandu. Semua aspirasi kami tampung dan akan kami perjuangkan agar dapat direalisasikan pemerintah,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Bung Ari sapaan akrabnya menjelaskan usulan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Banyuasin akan diteruskan kepada Bupati Banyuasin. Sedangkan, persoalan yang menjadi tanggungjawab Pemerintah Provinsi Sumsel, akan disampaikan kepada pemerintah provinsi Sumatera Selatan.

“Kalau jalan yang menjadi kewenangan provinsi tentu akan kami sampaikan kepada OPD terkait. Jika menjadi kewenangan pemerintah Kabupaten akan kami komunikasikan kepada Pemkab Banyuasin. Bahkan jika memungkinkan bisa diusulkan melalui program Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK) dari pemprov, dan kabar baiknya untuk masyarakat Kelurahan Mariana Ilir pada tahun ini jalan Sepakat yang ada di Mariana Ilir sudah masuk kedalam usulan pembangunan jalan yang akan dibangun melalui Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK) dari Gubernur,” ujarnya.

Ia berjanji sebagai putra asli Banyuasin, akan memperjuangkan apa yang menjadi keinginan masyarakat Banyuasin. Maka dari itulah, ia turun langsung ke lapangan dan berdialog dengan masyarakat, sehingga apa yang menjadi keinginan masyaarakat yang ditemuinya bisa menjadi atensi yang harus diperjuangkan baik di Pemkab Banyuasin maupun di Provinsi Sumsel.

Kecamatan Muara Sugihan Kabupaten Banyuasin, tepatnya di Desa Tirta Harja dan Desa Rejo Sari, Kamis (9/7/2026). Masyarakat menyampaikan mengenai kondisi jalan poros Muara Padang – Muara Sugihan yang masih belum selesai dibangun. Selain itu, masyarakat juga menyampaikan beberapa jembatan yang harus dibangun dan diperbaiki. Serta kondisi ruang kelas dibeberapa sekolah yang ada di kedua desa tersebut yang sudah rusak dan perlu dilakukan renovasi.

“Mengenai kondisi jalan poros di Muara Sugihan, Kami akan mengajak pemerintah Kabupaten Banyuasin untuk mengusulkan perubahan status jalan milik kabupaten menjadi jalan milik provinsi kepada pemerintah provinsi Sumatera Selatan. Agar nantinya, jalan tersebut dapat dibangun oleh pemprov. Karena anggaran di pemprov lebih besar dibandingkan kabupaten, sehingga jika status jalan tersebut beralih menjadi jalan provinsi akan dapat lebih mudah membangunnya,” Syarif dihadapan masyarakat.

Lanjurrnya, untuk jembatan ia meminta bupati agar memprioritaskan pembangunan jembatan yang sudah rusak parah agar tidak menghambat aktifitas masyarakat. Sedangkan untuk perbaikan ruang kelas, menurut Syarif pemerintah provinsi hanya berwenang untuk membangun tinngkat SMA.

“Untuk PAUD, TK, SD dan SMP merupakan kewenangan pemerintah kabupaten, makanya nanti saya akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten Banyuasin untuk segera memperbaiki kondisk ruang kelas yang rusak tersebut,” pungkasnya.

Sedangkan Jumat (10/6/2026), reses di Desa Beringin Agung dan Desa Jalur Mulya Kecamatan Muara Sugihan Kabupaten Banyuasin, warga mengeluhkan kondisi jalan rusak, sehinga menghambat mobilisasi hasil pertanian dan perikanan masyarakat.

Selain itu, persoalan sulitnya pupuk dan bibit subsidi, juga menjadi keluhan warga. Warga mengeluhkan akses untuk mendapatkan bantuan pupuk dan bibit subsidi yang sulit, kalaupun dapat bantuan terkadang tidak tepat waktu sehingga hasil pertanian warga menjadi tidak maksimal.

Menurut Syarif, mengenai kondisi poros Muara Padang – Muara Sugihan yang rusak sudah ada solusi dari Bupati Banyuasin Dr H Askolani SH MH. Pembangunan Jalan Poros Muara Sugihan, akan kembali dilanjutkan pada tahun ini dengan bantuan Kementerian Pekerjaan Umum RI.

“Untuk sisa jalan yang belum terbangun, nantinya akan di usulkan perubahan statusnya dari jalan milik kabupaten menjadi jalan milik provinsi. Agar nantinya, bisa dibangun oleh pemprov Sumsel. Saya terus berjuang, apa yang menjadi harapan maasyarakat di Muara Sugihan bisa terlaksana,” ungkap Bung Ari.

Sedangkan untuk permasalahan pertanian, menurut Syarif, ia meminta agar petugas PPL dan Dinas Pertanian Kabupaten Banyuasin untuk saling berkoordinasi dan bersinergi. Apabila ada program bantuan pupuk dan bibit subsidi, agar disosialisasikan kepada para petani dan dijelaskan mengenai syarat dan skema bantuan yang diperlukan.

“Bila memang nanti di kabupaten tidak ada, saya bisa upayakan untuk meminta bantuan dari Pemprov Sumsel. Sehingga, apa yang diharapkan petani terkait pupuk dan bibit, bisa tertanggulangi,” tutupnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *