Pemadaman Karhutla Banyuasin Berlanjut hingga Malam, Tim Gabungan Berjibaku Cegah Api Meluas

Read Time:2 Minute, 47 Second

BANYUASIN,Sumselku.com – Perjuangan memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Banyuasin terus dilakukan.

Tak hanya siang hari, tim Posko Terpadu yang terdiri dari petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, Manggala Agni dan unsur terkait lainnya harus berjibaku hingga malam hari.

Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan api tidak semakin meluas sekaligus mencegah kepulan asap tebal yang berpotensi menimbulkan kabut asap dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Petugas gabungan terus menyisir kawasan yang terbakar, memadamkan titik-titik api sekaligus melakukan pendinginan di sekitar lahan. Langkah ini menjadi penting karena bara api yang masih tersisa di dalam lahan berpotensi kembali menyala dan menjalar ke area lainnya.

Kepala BPBD Banyuasin, Reza Agust Perdana, mengatakan sejumlah posko telah dikerahkan untuk menangani karhutla di beberapa wilayah Kabupaten Banyuasin.

Posko Pangkalan Balai, misalnya, melakukan pemadaman di Kelurahan Kedondong Raye, Kecamatan Banyuasin III. Kondisi di lokasi sempat mengkhawatirkan karena kobaran api nyaris mendekati permukiman warga.

“Untuk di Kedondong Raye, luas lahan yang terbakar sekitar 0,3 hektare dan api nyaris menyentuh pemukiman warga,” jelas Reza.

Situasi tersebut membuat petugas harus bekerja cepat agar kobaran api tidak merembet ke kawasan tempat tinggal masyarakat.

Sementara itu, Posko 2 Teluk Betung diterjunkan ke Desa Biyuku, Kecamatan Suak Tapeh. Di lokasi tersebut, kebakaran menghanguskan lahan sekitar tiga hektare.

Petugas tidak hanya berfokus pada titik api utama, tetapi juga mengantisipasi penjalaran api akibat kondisi lahan yang mudah terbakar.

Penanganan juga dilakukan Posko 3 Banyu Urip di Kelurahan Keramat Raya, Kecamatan Talang Kelapa. Luas lahan yang terbakar di wilayah tersebut diperkirakan mencapai dua hektare.

Sedangkan Posko 4 Sako turut melakukan pemadaman dengan luasan lahan terbakar mencapai sekitar empat hektare.

Dengan banyaknya titik karhutla yang harus ditangani, personel gabungan dituntut bergerak cepat dan tetap waspada. Terlebih, kondisi cuaca panas dan kering membuat api lebih mudah menjalar melalui semak, rumput serta vegetasi yang mengering.

Di sisi lain, asap yang dihasilkan dari kebakaran juga menjadi perhatian. Jika tidak segera dikendalikan, asap dapat menyebar ke wilayah permukiman dan berpotensi mengganggu kualitas udara.

Kepala BPBD Banyuasin mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap sepele kebakaran lahan. Masyarakat diminta segera melapor apabila melihat munculnya titik api sehingga petugas dapat melakukan penanganan sedini mungkin.

Selain itu, masyarakat juga diminta tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara dibakar.

“Jangan membuka lahan dengan cara dibakar. Kalau api sudah membesar, penanganannya akan jauh lebih sulit dan dampaknya bisa meluas ke lingkungan maupun permukiman warga,” imbau BPBD.

Kekhawatiran terhadap asap juga bukan tanpa alasan. Paparan asap karhutla dapat mengganggu kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki sensitivitas terhadap gangguan pernapasan.

Karena itu, pemadaman yang dilakukan hingga malam hari menjadi bagian penting dalam upaya mengendalikan karhutla. Petugas memastikan titik-titik api yang masih menyala ditangani, kemudian dilakukan pendinginan agar bara tidak kembali memicu kebakaran.

Tim gabungan juga terus melakukan pemantauan terhadap kawasan yang telah terbakar. Upaya tersebut dilakukan sampai kondisi benar-benar aman dan tidak ditemukan lagi titik api maupun asap yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Karhutla bukan hanya persoalan rusaknya lahan dan lingkungan. Jika api tidak terkendali, dampaknya dapat merembet ke permukiman, mengganggu transportasi, aktivitas masyarakat hingga menurunkan kualitas udara.

Untuk itu, BPBD Banyuasin kembali mengajak seluruh masyarakat menjadi bagian dari upaya pencegahan karhutla. Tidak membakar lahan dan segera melaporkan setiap titik api menjadi langkah sederhana yang sangat berarti.

Sebab, mencegah api sejak awal jauh lebih mudah dibandingkan harus berjibaku memadamkan kobaran yang telah meluas hingga malam hari.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *