
Atasi Tumpukan Sampah, DLH Banyuasin Bakal Terima Tambahan 12 Dump Truck
PANGKALAN BALAI, SUMSELKU.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyuasin menambah armada pengangkut sampah melalui penyewaan 12 unit dump truck pada anggaran perubahan tahun 2026.
Langkah ini dilakukan untuk memaksimalkan pelayanan kebersihan sekaligus mengatasi potensi penumpukan sampah di sejumlah wilayah.
Kepala DLH Banyuasin, Dr. Zazili Mustopa, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, S.H., M.H., Wakil Bupati Banyuasin Ir. Netta Indian, S.P., M.M., serta Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin atas dukungan penambahan armada tersebut.
Menurut Zazili, dukungan pemerintah daerah sangat penting untuk meningkatkan kemampuan DLH dalam menangani persoalan sampah, terutama di kecamatan dengan volume sampah yang tinggi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati, Ibu Wakil Bupati, dan Bapak Sekda Banyuasin atas dukungan penambahan armada ini. Dengan adanya kendaraan tambahan, kami berharap upaya penanganan sampah di Banyuasin bisa lebih maksimal,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses penyewaan 12 unit dump truck tersebut saat ini masih berlangsung bersama pihak rental. Skema penyewaan dipilih karena dinilai lebih efektif dibandingkan pengadaan kendaraan baru, terutama dari sisi pemeliharaan armada.
“Dengan sistem sewa, kita menilai lebih efektif karena perawatan kendaraan dilakukan oleh pihak rental. Sistemnya juga sewa per tahun,” jelasnya.
Zazili mengungkapkan, penambahan armada diperlukan karena kendaraan pengangkut sampah yang tersedia saat ini sudah tidak memadai untuk menunjang kebutuhan pelayanan di lapangan.
Saat ini, DLH Banyuasin memiliki sekitar 25 unit dump truck lama. Sebagian kendaraan tersebut sudah berusia tua sehingga diperlukan tambahan armada untuk mendukung kelancaran operasional pengangkutan sampah.
Nantinya, 12 unit dump truck yang disewa akan didistribusikan ke enam Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD). Pembagian kendaraan akan disesuaikan dengan kebutuhan operasional dan volume sampah di masing-masing wilayah.
“Setiap UPTD nanti ada yang mendapatkan dua unit, ada juga yang tiga unit kendaraan, disesuaikan dengan kebutuhan,” katanya.
Kecamatan Talang Kelapa menjadi salah satu wilayah yang akan mendapat perhatian dalam optimalisasi pengangkutan sampah.
Tingginya volume sampah di wilayah tersebut membutuhkan dukungan armada yang memadai agar pelayanan dapat berjalan lebih maksimal.
Selain Talang Kelapa, penguatan pelayanan pengangkutan sampah juga akan dilakukan di Kecamatan Banyuasin III, Betung, dan sejumlah kecamatan lainnya sesuai kebutuhan.
Melalui penambahan 12 unit dump truck ini, DLH Banyuasin berharap pengangkutan sampah menjadi lebih lancar, potensi penumpukan sampah dapat ditekan, serta kebersihan lingkungan semakin terjaga.
Zazili berharap dukungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin terhadap sektor kebersihan dapat mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman di seluruh wilayah Banyuasin.


Average Rating