
Ilmu Agama dari Keluarga Jadi Fondasi Membangun Generasi Muda
KORANHARIANBANYUASIN – Pendidikan agama dalam keluarga menjadi salah satu fondasi penting untuk membentuk generasi muda yang berakhlak mulia, berkarakter, serta mampu menjaga keamanan dan kenyamanan di tengah masyarakat.
Peran ibu sebagai pendidik pertama bagi anak dinilai sangat menentukan dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak usia dini.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Banyuasin, Ir. Netta Indian, S.P., M.M., saat menghadiri Pengajian Bulanan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Talang Kelapa yang berlangsung di Masjid Raya Ali Akbar, Talang Keramat, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan keagamaan tersebut diikuti para anggota BKMT dari berbagai kelurahan dan desa di Kecamatan Talang Kelapa. Selain menjadi sarana memperdalam ilmu agama, pengajian bulanan ini juga menjadi wadah mempererat tali silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan peran majelis taklim dalam kehidupan sosial masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Netta Indian menekankan bahwa BKMT memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah, terutama melalui penguatan pendidikan agama dan pembentukan karakter generasi penerus.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur dan kemajuan ekonomi, tetapi juga harus diimbangi dengan pembentukan sumber daya manusia yang memiliki moral, akhlak, dan landasan keagamaan yang kuat.
“Ibu yang memiliki ilmu agama, tentu akan mencetak generasi muda yang baik dan berbekal ilmu sehingga lahirlah keamanan dan kenyamanan yang diawali dari madrasah rumah. Oleh sebab itu, BKMT menjadi salah satu yang masuk dalam keamanan daerah,” ungkap Netta Indian.

Average Rating