Bupati Askolani Hadiri Rakornas TPAKD 2026

Read Time:2 Minute, 0 Second

JAKARTA,Sumselku.com – Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, S.H., M.H., menghadiri langsung Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Tahun 2026 yang digelar di Grand Ballroom JIExpo Convention Centre and Theatre, Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Rakornas TPAKD tahun ini mengusung tema “Percepatan Akses Keuangan Berkelanjutan Kesejahteraan Rakyat Indonesia”.

Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga jasa keuangan dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.

Kehadiran Bupati Banyuasin dalam agenda nasional ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Banyuasin untuk mendukung perluasan literasi dan inklusi keuangan, sekaligus mendorong penguatan ekonomi masyarakat di daerah.

Rakornas TPAKD juga menjadi wadah bagi para kepala daerah untuk menyelaraskan program dan kebijakan dalam memperluas akses pembiayaan, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), petani, nelayan, serta kelompok masyarakat yang belum sepenuhnya terjangkau layanan keuangan formal.

Bupati Banyuasin Askolani menyampaikan bahwa Pemkab Banyuasin berkomitmen mendukung berbagai program TPAKD yang sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat fondasi perekonomian nasional.

Menurutnya, peningkatan literasi dan inklusi keuangan di tingkat daerah memiliki peran penting dalam mendorong pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Akses terhadap layanan keuangan yang mudah, aman, dan terjangkau diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha, memperoleh pembiayaan produktif, serta meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.

“Rakornas TPAKD ini menjadi momentum krusial untuk menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah guna mempercepat pertumbuhan ekonomi kerakyatan, memperluas pembiayaan inklusif, serta memperkuat sinergi antarlembaga dalam menghadapi tantangan perekonomian nasional ke depan,” jelasnya.

Askolani menambahkan, pemerataan akses keuangan perlu terus didorong agar manfaat pembangunan ekonomi dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga yang berada di wilayah perdesaan dan kawasan yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal.

Bagi Kabupaten Banyuasin, perluasan akses keuangan memiliki arti penting dalam mendukung potensi ekonomi daerah, terutama sektor pertanian, perkebunan, perikanan, serta pengembangan UMKM yang menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat.

Melalui penguatan program TPAKD, pemerintah daerah diharapkan dapat mendorong masyarakat semakin memahami manfaat layanan keuangan formal, meningkatkan kemampuan mengelola keuangan, serta memanfaatkan pembiayaan secara bijak untuk kegiatan produktif.

Partisipasi dalam Rakornas TPAKD 2026 ini diharapkan semakin memperkuat koordinasi Pemkab Banyuasin dengan berbagai pemangku kepentingan dalam merancang program perluasan akses keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dengan sinergi yang berkelanjutan antara pemerintah daerah dan lembaga jasa keuangan, Pemkab Banyuasin berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif, memperluas kesempatan usaha, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *