
Hari Sumpah Pemuda 2026, Kadis LH Banyuasin Zazili Mustopa Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Lingkungan
BANYUASIN,Sumselku.com – Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada 28 Oktober 2026, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyuasin, Dr. Zazili Mustopa, S.E., M.Si., mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menanamkan semangat persatuan dan nasionalisme melalui aksi nyata menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan hidup.
Menurut Zazili, semangat Sumpah Pemuda tidak hanya diwujudkan melalui perjuangan dan pengabdian kepada bangsa, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian penting dari masa depan generasi penerus.
Ia menegaskan, menjaga bumi agar tetap bersih, sehat, dan lestari merupakan bentuk tanggung jawab bersama. Pemuda sebagai generasi penerus bangsa diharapkan mampu menjadi pelopor perubahan dengan membangun kebiasaan positif yang berorientasi pada kelestarian lingkungan.
“Semangat Sumpah Pemuda harus kita wujudkan melalui tindakan nyata. Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta membiasakan diri mengelola sampah dengan baik,” ujarnya.
Zazili juga mengingatkan bahwa persoalan sampah bukan hanya berkaitan dengan keindahan lingkungan, tetapi juga berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat dan keseimbangan ekosistem. Sampah yang dibuang sembarangan dapat menyumbat saluran air, meningkatkan risiko banjir, serta mencemari sungai dan lingkungan sekitar.
Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, memilah sampah dari rumah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal.
Pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui Dinas Lingkungan Hidup terus mendorong upaya menjaga kebersihan, keasrian, dan kelestarian lingkungan. Namun, keberhasilan upaya tersebut membutuhkan dukungan serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, komunitas pemuda, hingga dunia usaha.
Menurutnya, perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Lingkungan yang bersih bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan hasil dari kesadaran dan kebersamaan seluruh masyarakat.
Momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini diharapkan menjadi semangat baru bagi generasi muda Banyuasin untuk tampil sebagai pelopor gerakan peduli lingkungan, menggerakkan aksi gotong royong, dan menumbuhkan budaya menjaga kebersihan sejak dini.
Zazili berharap semangat persatuan yang diwariskan para pemuda pada 28 Oktober 1928 terus hidup dalam setiap tindakan nyata masyarakat, termasuk dalam menjaga alam dan mewariskan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
“Pemuda bersatu, lingkungan terjaga, Banyuasin semakin maju.”


Average Rating