Askolani Tegaskan Disiplin dan Inovasi, Netta Indian Minta OPD Banyuasin Percepat Realisasi Anggaran 2026

Read Time:1 Minute, 41 Second

PANGKALAN BALAI, Sumselku.com – Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H., menegaskan pentingnya kekompakan, disiplin, inovasi, dan tanggung jawab seluruh jajaran pemerintah daerah dalam meningkatkan kinerja serta kualitas pelayanan publik di tengah keterbatasan anggaran.

Penegasan tersebut disampaikan Askolani saat memimpin Rapat Koordinasi Arahan Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin sekaligus Monitoring dan Evaluasi Percepatan Realisasi Anggaran Tahun 2026 dan Program/Kegiatan Pemerintah Kabupaten Banyuasin.

Rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati Banyuasin, Ir. Netta Indian, S.P., Sekretaris Daerah Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., IPU., ASEAN Eng., serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala bagian, kepala badan, dan camat se-Kabupaten Banyuasin.

Dalam arahannya, Askolani meminta seluruh perangkat daerah tidak menjadikan keterbatasan anggaran sebagai alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi pemacu untuk lebih kreatif, mengoptimalkan sumber daya, dan mencari solusi atas berbagai persoalan.

“Kita tidak boleh mengeluh dengan kondisi yang ada, apalagi sampai putus asa. Kita harus berpikir, berinovasi dan mencari solusi. Dari keluhan, kita balik menjadi sebuah solusi,” tegas Askolani.

Ia juga mengingatkan agar setiap program dilaksanakan sesuai target fisik dan keuangan, disertai administrasi yang lengkap serta mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan. Pelayanan kesehatan, administrasi kependudukan, perizinan, air bersih, infrastruktur, dan pertanian turut menjadi perhatian pemerintah daerah.

Menurutnya, masyarakat harus tetap merasakan kehadiran pemerintah melalui pelayanan yang cepat, ramah, dan responsif.

Sementara itu, Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, meminta seluruh OPD mempercepat realisasi program dan kegiatan karena telah memasuki Agustus 2026. Ia mengingatkan agar pelaksanaan pekerjaan tidak menumpuk menjelang akhir tahun.

“Jangan menunggu sampai akhir tahun untuk mengejar target. Kalau ada kendala, segera dikoordinasikan dan diselesaikan bersama,” ujar Netta.

Netta juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani pengendalian inflasi, kemacetan, optimalisasi aset daerah, serta percepatan sertifikasi aset pemerintah. Jajaran kecamatan pun diminta aktif turun ke lapangan untuk menyerap aspirasi, memperbarui data, dan memastikan bantuan tepat sasaran.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemkab Banyuasin berharap seluruh perangkat daerah semakin solid dalam mempercepat realisasi anggaran, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memastikan program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *